3.7.09

Jika Ini Adalah Akhir

Kembali ingin kujaring rembulan
Ketika kurasa hidup semakin renta
Meski penjara rasa telah mengekang nurani
Dan kau akan segera berkata :
“Hai… bukankah aroma tanah basah begitu merindukan…?”

Lalu bisik mentari mengeja perjalanan
Perawan suci tak lagi torehkan pilu pada geliat zaman
Namun bukankah retakan telah mengukir kisah…
Obituari malam tak kunjung usai
Mari kita sandarkan tongkat dan segera menari

Kulihat kau di sana sedang termenung
Melihat awan yang tak mau bergerak
Lalu mengambil selembar daun untuk kau tulisi sebuah puisi
Ketika kucoba menyapa, kau malah tertawa
”Jangan kau bicarakan kisah percintaan kita…
Sebab aku sudah terlanjur menulis puisi”

Aku masih tak habis pikir
Mengapa ceritamu dulu tak pernah kau selesaikan
Sedangkan aku telah siapkan medan pertempuran
Untuk tumpahkan segala rindu

Kini aku hanya bias membaca senyummu
Tanpa bias merasakan hangatnya
Aku tak tahu…
Apakah aku harus menyesal…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apapun yang kalian katakan akan sangat berarti bagiku